Nyacak, Rek!

Ikon

Just another WordPress.com weblog

Aurat Muslimah di Depan Ayah Tiri

Assalamu’alykum Warohmatullahi Wabarokatuh
Ustad saya mau tanya…
1. klo sepupu dari ibu kan bukan muhrim trus yang wajib ditutup untuk aurat sampai batas mana?
apa seperti laki 2 non muhrim yang lain. Tapi selama ini saya berpakaian dirumah biasa. karena sekarang saya tinggal di rumah paman.
2. bagaimana dengan kewajiban untuk meng qoshor sholat?
3. bagaimana dengan ayah tiri…bgmn saya harus menutup aurat seperti biasa atau bgmn jika nanti punya ayah tiri?
Jazakumullah khairon katsir
Muslimah
__________________________
Walaikum salam warahmatullahi wabarakatuh.
Bismillah, wassholatu wassalamu ‘ala rasulillah.
Sebelumnya perlu saya sampaikan bahwa istilah untuk orang
yang tidak boleh kita nikahi adalah MAHROM (bukan MUHRIM).
Sedang yang boleh kita nikahi namanya NON-MAHROM.
Kalo MUHRIM artinya: orang yang berihram ( sedang haji/ umrah).

 

Pembagiannya, ada mahram muaqqot (mahram sementara/ terbatas waktunya),

Hukum yang terkait dg mahram ini: tidak boleh terjadinya pernikahan.

tidak boleh buka sebagian aurat, tidak boleh berkhalwat, tidak boleh sentuhan dan bepergian.

Contoh:

- Bapak tiri yang belum jima’ dengan ibu anti.

- Saudara ipar.

Jika bapak tiri yang belum jima’ dg ibu anti itu cerai atau ibu meninggal

maka bekas ayah tiri itu berubah jadi NON-MAHROM, boleh menikah

dengan anti. Begitu juga jika kita cerai atau suami/istri kita mati,

maka saudara ipar kita yang sebelumnya mahrom muaqqat berubah

menjadi NON-MAHROM, boleh kita nikahi. Itulah kenapa disebut mahrom sementara (muaqqot).

Ada mahram muabbad (mahram yang bersifat

selama-lamamnya).Hukum yang terkait dg mahram ini : haram 

menikahi, dibolehkan terlihatnya sebagian aurat, berkhalwat,

sentuhan kulit, berpergian dan lainnya.

Contoh:

- Bapak tiri yang sudah jima’ dg ibu.

- Bapak, paman, saudara, dll.

Jawaban:
1. Sepupu termasuk NON MAHRAM MUABBAD (selamanya)bagi anti,
shg berlaku hukum-hukum yang terkait dg non-mahrom spt di atas.
Sebagaimana di al-ahzab: 50.
Hai Nabi, sesungguhnya Kami telah menghalalkan bagimu
isteri-isterimu yang telah kamu berikan mas kawinnya dan
hamba sahaya yang kamu miliki yang termasuk apa yang
kamu peroleh dalam peperangan yang dikaruniakan Allah
untukmu, dan anak-anak perempuan dari saudara laki-laki
bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara perempuan
bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara laki-laki ibumu
dan anak-anak perempuan dari saudara perempuan ibumu
.
(QS. Al-Ahzab: 50)
Aurat yang anti tutup di depan sepupu sama dengan non-mahrom
yang lain, yaitu selain wajah dan kedua tangan.
Artikel konsultasi terkait klik di sini.
2. Menqoshor sholat adalah: meringkas sholat fardhu yang raka’atnya 4
menjadi 2 raka’at saja karena sedang safar (bepergian).
Para ulama’ sepakat bahwa mengqashar sholat adalah salah satu
RUKHSHAH (keringanan/ kemurahan syar’i).
Contoh Rukhshah yang lain: boleh tidak puasa karena bepergian,
men jama’ sholat karena bepergian dll.
Rukhshah (keringanan syar’i) itu sebaiknya diambil, meski boleh juga tidak diambil.
Jadi kurang tepat kalau rukhshah itu hukumnya wajib.
3. Ayah tiri adalah MAHROM MUABBAD bagi anti jika ia sdh
berhubungan (jima’) dengan ibu anti. Sehingga berlaku hukum-
hukum seputar nikah MUABBAD di atas untuk selamanya, baik ketika
ibu sdh meninggal atau terjadi perceraian antara bapak tiri dg ibu.
Tapi jika ayah tiri belum jima’ dg ibu anti, maka ayah tiri masih
MAHROM MUAQQOT. Hukum-hukum seputar mahrom muaqqat pun berlaku.
Allah berfirman di An-nisa': 32:
Diharamkan atas kamu ibu-ibumu; anak-anakmu yang perempuan;
saudara-saudaramu yang perempuan, saudara-saudara bapakmu
yang perempuan; saudara-saudara ibumu yang perempuan;
anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki;
anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan;
ibu-ibumu yang menyusui kamu; saudara perempuan sepersusuan;
ibu-ibu isterimu; anak-anak isterimu yang dalam pemeliharaanmu
dari isteri yang telah kamu campuri
, tetapi jika kamu belum campur
dengan isterimu itu, maka tidak berdosa kamu mengawininya;
isteri-isteri anak kandungmu; dan menghimpunkan dua perempuan
yang bersaudara, kecuali yang telah terjadi pada masa lampau;
sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
(QS An-Nisa: 23)
Demikian, mohon masukannya.
Wallahu a’lamu bis shawab

About these ads

Filed under: Konsultasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kapan Yo?

Januari 2009
S S R K J S M
« Okt    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: